Beberapametode menjaga kesehatan paru-paru adalah dengan membuka saluran udara, meningkatkan kapasitas paru-paru, dan mengurangi peradangan, membantu mengurangi efek polusi dan asap di paru-paru, demikian dilansir dari laman Medical News Today. 1. Terapi uap. Terapi uap atau inhalasi uap dapat membantu membuka saluran udara dan membantu paru AtTaqwa . Top Menu . Home; Buku Tamu; INFO PESANTREN SeLaMaTDaTanG uNtUk AnDa. 1. Alat-alat Pernapasan Manusia. Bernapas ialah menghirup udara yang mengandung oksigen dan mengeluarkan udara yang mengandung karbondioksida. Oksigen di dalam tubuh digunakan untuk membakar sari-sari makanan. Hasil pembakaran di dalam tubuh berupa energi, dan panas. Sisa pembakarannya berupa karbondioksida dan uap air. IlustrasiCara Menghilangkan Dahak di Tenggorokan. (Foto: Shutterstock) BEBERAPA cara alami hilangkan dahak di tenggorokan tanpa obat perlu Anda ketahui. Selain tidak membuat ketergantungan, bahan alami juga mudah didapatkan di sekitar kita. Tenggorokan gatal akibat batuk berdahak memang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Jikaterlalu dekat, kamu bisa menghirup tetesan air, termasuk virus COVID-19 jika orang tersebut sedang batuk. lainnya yakni isolasi diri selama 14 hari. Hal ini penting untuk pencegahan virus corona. Hindari Sentuh Mata, Hidung, dan Mulut. Menghindari menyentuh mata, hidung, dan mulut merupakan cara pencegahan virus corona yang disarankan 4 Menghirup Uap Air Panas. Cara selanjutnya yang bisa dicoba yaitu dengan menghirup uap air panas. Menghirup uap air panas bisa menjaga saluran pernafasan tetap bersih sehingga nafas menjadi lebih baik. Cara melakukannya dengan menyiapkan wadah berisi air panas jika ada tambahkan beberapa tetes minyak esensial peppermint atau minyak kayu putih VhHo46E. ISTINSYAQ DAN ISTINTSAR SEBAGAI UPAYA PREVENTIF INFEKSI SALURAN NAPAS ATAS Oleh 16711125-Fauziyah Ulfatun Ni’mah Berwudhu tidak hanya upaya untuk membasahi anggota tubuh saja, namun hakikat dari berwudhu ialah membuat diri seseorang suci dan bersih dari segala noda baik noda fisik maupun batin. Cuci hidung atau menurut Islam dikenal dengan istilah istinsyaq dan istintsar, merupakan bagian dari proses wudhu yang dilakukan oleh umat Islam. Istinsyaq merupakan proses menghirup air untuk masuk rongga hidung, sedangkan istintsar ialah proses mengeluarkan air dari rongga hidung. Hadits mengenai cuci hidung diantaranya ialah “Sempurnakanlah dalam berwudhu usaplah sela-sela jari dan beristinsyaq lah hisaplah air ke dalam hidung dalam-dalam kecuali jika engkau sedang berpuasa” HR Ahmad, Ibnu Majah, An-NasaI, dan At-Tirmidzi Berdasarkan HR. Bukhari 3052, dari Abu Hurairah RA, dari Nabi Muhammad SAW bersabda “Jika terbangun, ia mengira beliau mengatakan salah seorang dari kalian dari tidurnya kemudian dia berwudhu, maka hendaklah ia beristinsyar memasukkan air ke hidung dan mengeluarkannya sebanyak tiga kali, karena sesungguhnya setan bermalam pada batang hidung orang itu.” Proses berwudhu ini kerap kali dijumpai kesalahan pada segelintir orang. Seharusnya, proses tersebut dilakukan dengan menghirup air hingga batas atas hidung, namun beberapa orang hanya memasukkan jari ke hidung atau menyeka bagian ujung hidung. Padahal, kegiatan cuci hidung dapat menjadi terapi sederhana mengatasi inflamasi saluran napas bagian atas. Cuci hidung atau irigasi nasal memiliki mekanisme mekanik dalam pembersihan mukosa hidung dari sekret kental, eliminasi antigen dan mediator inflamasi seperti histamin, prostaglandin, dan leukotriene yang menjadi penyebab reaksi alergi pada saluran napas bagian atas Georgitis, 1994; Yanti et al., 2021. Cairan tersebut secara kimia juga memiliki efek antivirus dengan menginduksi kerusakan dinding sel virus sehingga mencegah inflamasi. Selama infeksi, terdapat disfungsi mukosiliar dan stasis mukus, sehingga cuci hidung membantu meningkatkan fungsi mukosilier mukosa hidung dan sinus Yanti et al., 2021; Satdhabudha & Poachanukoon, 2012. Cairan yang sering digunakan untuk cuci hidung ialah normal saline 0,9% dan salin hipertonik 1,5%-3%. Praktik cuci hidung dapat dilakukan ketika berwudhu maupun diluar kegiatan berwudhu, yaitu dapat menggunakan spuit untuk menyemprotkan air ke dalam hidung. Indikasi cuci hidung ini terutama untuk seseorang dengan infeksi saluran napas atas, rhinosinusitis kronis, dan rhinitis alergi, serta sebagai upaya pengobatan dan pencegahan infeksi saluran pernapasan atas terutama pada anak-anak Principi & Esposito, 2017. Pelaksanaan kegiatan cuci hidung atau istinsyaq dan istintsar tersebut selain merupakan sunnah, namun ternyata menyimpan manfaat yang cukup besar untuk kesehatan saluran pernapasan. REFERENSI Georgitis, 1994. Nasal hyperthermia and simple irrigation for perennial rhinitis Changes in inflammatory mediators. Chest, 106, 1487–1492. Principi, N., Esposito, S. Nasal Irrigation An Imprecisely Defined Medical Procedure. Int J Environ Res Public Health. 2017 May 11;145516. doi PMID 28492494; PMCID PMC5451967. Satdhabudha A, Poachanukoon O. 2012. Efficacy of buffered hypertonic saline nasal irrigation in children with symptomatic allergic rhinitis A randomized double-blind study. International Journal of Pediatric Otorhinolaryngology; 76 583-8 Yanti, B., Maulana, I., Sofiana, D., Sufani, L., Jannah, N. 2021. Nasal rinse and gargling as an effort in preventing COVID-19 infection with Islamic approach-a literature review. Bali Medical Journal 102 503-506. DOI Cara mengeluarkan dahak pada anak penting diketahui orang tua agar anak dapat bernapas dengan nyaman. Dahak pada anak dapat dikeluarkan dengan cara yang sederhana, seperti menggunakan uap air hangat, hingga disedot dengan menggunakan alat khusus. Dahak atau lendir biasanya muncul saat anak batuk atau pilek. Cairan lengket ini merupakan mekanisme alami tubuh untuk menjaga saluran pernapasan tetap lembap dan mencegah kuman masuk ke dalam tubuh. Namun, jumlah dahak yang terlalu banyak dapat mengganggu kenyamanan anak dalam bernapas, makan, dan tidur. Berbeda dengan orang dewasa yang bisa mengeluarkan dahak sendiri, anak umumnya memerlukan bantuan orang tua untuk membersihkan saluran napasnya. Ada beragam cara mengeluarkan dahak pada anak yang bisa diterapkan oleh orang tua, mulai dari menepuk punggung anak hingga menggunakan bantuan alat khusus. Beragam Cara Mengeluarkan Dahak pada Anak Untuk membantu Si Kecil bernapas lebih lega, berikut ini cara mengeluarkan dahak pada anak 1. Membuang ingus Dahak atau lendir juga dapat keluar melalui hidung. Lendir yang keluar melalui hidung ini dikenal sebagai ingus. Cara mengeluarkan dahak pada anak yang pertama adalah dengan membuang ingusnya. Anda dapat menutup hidung Si Kecil dengan tisu, lalu minta ia untuk menutup mulut dan berpura-pura meniup lilin menggunakan hidung. Jika ini merupakan pengalaman pertamanya, Si Kecil mungkin perlu terus berlatih. Jika ia merasa kurang nyaman, Anda bisa mencobanya lain kali atau melakukan cara mengeluarkan dahak pada anak yang lain. 2. Menepuk-nepuk punggung anak Untuk memudahkan dahak keluar, gendong Si Kecil dengan posisi tegak upright, kemudian tepuk-tepuk punggungnya dengan lembut. Cara ini akan mengencerkan dahak yang terperangkap di saluran napas agar mudah dikeluarkan. 3. Menggunakan uap air hangat Menghirup uap hangat dapat membantu mengencerkan dahak. Cara mengeluarkan dahak pada anak ini adalah isi baskom dengan air hangat, lalu letakkan baskom tersebut di dekat kaki Anda. Dudukkan Si Kecil di pangkuan Anda agar ia lebih mudah menghirup uap dari air dalam baskom. Jika rumah Anda memiliki fasilitas air panas di kamar mandi, bawa Si Kecil ke dalam kamar mandi dan buka keran air panas agar ia dapat menghirup uapnya. 4. Menyalakan humidifier Jika memungkinkan, Anda juga bisa menggunakan humidifier sebagai cara mengeluarkan dahak pada anak. Humidifier adalah alat untuk melembapkan udara. Uap yang dihasilkan dari alat ini bersuhu dingin, tetapi mampu membantu mengencerkan dahak. Alat ini cukup mudah untuk digunakan dan bisa dinyalakan selama Si Kecil tidur. Pastikan humidifier tetap bersih dan terhindar dari pertumbuhan jamur dengan membersihkan dan mengganti air di dalamnya secara berkala. 5. Meninggikan posisi tidur Saat Si Kecil tidak bisa tidur karena batuk atau hidung tersumbat, tinggikan posisi tubuh bagian atasnya. Anda bisa meletakkan bantal tambahan di punggung Si Kecil. Cara ini dapat membantu dahak mengalir keluar dan memudahkan Si Kecil bernapas. Namun, posisi ini tidak disarankan untuk dilakukan selama ia tidur malam karena dapat memicu terjadinya SIDS sudden infant death syndrome. 6. Memberikan banyak cairan Cara mengeluarkan dahak pada anak yang cukup mudah dilakukan adalah dengan memastikan asupan cairan tubuhnya tercukupi. Terpenuhinya cairan tubuh membuat dahak menjadi lebih encer sekaligus meredakan tenggorokan yang kering. Anda dapat memberikan lebih banyak cairan dengan memberikan Si Kecil air putih hangat atau kaldu ayam yang penuh nutrisi. Namun jika Si Kecil masih berusia di bawah 6 bulan, Anda cukup menyusuinya lebih sering. 7. Berkumur dengan air garam Salah satu fungsi dahak adalah memerangkap kuman penyebab infeksi. Oleh karena itu, dahak harus dikeluarkan agar Si Kecil cepat sembuh. Berkumur dengan air garam dapat membantu meredakan tenggorokan yang gatal dan mengeluarkan dahak. Untuk membuat larutan garam, campurkan ½ sendok teh garam ke dalam secangkir air hangat. Contohkan kepada Si Kecil cara berkumur yang benar. Pandulah ia untuk berkumur selama 30–60 detik menggunakan larutan garam sebagai cara untuk mengeluarkan dahak pada anak. 8. Menggunakan karet penghisap rubber bulb Cara mengeluarkan dahak pada anak berikutnya adalah menggunakan rubber bulb. Alat ini berbentuk pipet dari karet yang berfungsi untuk menyedot cairan. Sebelum menggunakannya, pastikan untuk melakukan sterilisasi dengan mencuci rubber bulb menggunakan air hangat yang dicampurkan dengan sedikit sabun, lalu bilas hingga bersih dan keringkan. Berikut ini adalah cara mengeluarkan dahak pada anak menggunakan rubber bulb Pencet bulb, lalu posisikan ujungnya di ujung lubang hidung anak. Hindari memasukkan batang bulb ke lubang hidung Si Kecil. Lepaskan bulb secara perlahan untuk mengisap dahak. Kosongkan bulb dengan membuang isinya ke mangkuk atau tisu. Bersihkan bulb dengan cara memencet dan melepaskannya bergantian di dalam mangkuk berisi air steril. 9. Menggunakan nasal aspirator Cara mengeluarkan dahak pada anak menggunakan nasal aspirator dianggap lebih mudah daripada menggunakan bulb. Jika bulb digunakan dengan cara dipencet, nasal aspirator digunakan dengan cara diisap. Nasal aspirator dilengkapi dengan 2 selang yang terhubung pada wadah. Cara menggunakannya adalah dengan menaruh ujung tabung di lubang hidung Si Kecil, tetapi pastikan agar tidak terlalu dalam. Buat hisapan dengan menyedot udara melalui ujung selang satunya. Namun, hindari mengisap terlalu keras karena dapat mengiritasi hidung Si Kecil. Pastikan untuk membersihkan alat ini setelah pemakaian guna mencegah risiko masuknya bakteri ke hidung anak. 10. Menyemprotkan larutan salin Jika Si Kecil batuk-batuk karena dahak yang terkumpul di belakang hidung atau tenggorokan, Anda dapat menyemperotkan larutan salin. Salin adalah larutan garam yang telah dimurnikan. Produk ini digunakan untuk mengencerkan dahak yang kental, sehingga dahak lebih mudah dikeluarkan melalui bulb atau nasal aspirator. Cara menggunakan larutan ini adalah dengan menyemprotkannya ke setiap lubang hidung sesuai kebutuhan, atau teteskan 3–4 tetes salin pada masing-masing lubang hidung. Larutan salin bisa didapatkan di apotek terdekat. Namun, Anda juga bisa membuatnya sendiri dengan melarutkan ¼ sendok teh garam ke dalam 1 cangkir air matang yang bersuhu hangat suam-suam kuku. 11. Menggunakan madu Cara mengeluarkan dahak pada anak yang terakhir adalah dengan memberikan bahan alami yang dipercaya dapat mengencerkan dahak dan mengurangi frekuensi batuk. Bahan alami yang telah banyak diteliti adalah madu. Menurut penelitian, madu terbukti mampu meredakan batuk dan bahkan memiliki efek yang sama dengan obat batuk. Anda dapat memberikan segelas air madu hangat kepada Si Kecil. Anda juga bisa mencampurkan ½ buah air lemon ke dalam air madu sebagai cara mengeluarkan dahak batu pada anak. Perlu diingat, madu hanya boleh dikonsumsi oleh anak berusia lebih dari 1 tahun. Hal ini karena pemberian madu untuk anak yang belum genap berusia 1 tahun berisiko mengakibatkan botulisme. Dahak atau lendir bening pada anak tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Namun, jika warna dahak hijau, cokelat, atau kemerahan, dan disertai demam dengan suhu 38°C atau lebih, muntah, serta tidak nafsu makan, ini dapat menjadi gejala infeksi. Kondisi tersebut sebaiknya diperiksakan ke dokter anak untuk mendapat penanganan yang tepat. Jika cara mengeluarkan dahak pada anak di atas belum berhasil mengeluarkan dahak, Anda dapat memeriksakan anak ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai, termasuk cara mengeluarkan dahak pada anak yang aman dan efektif. Halodoc, Jakarta - Di kala sinusitis kambuh, maka rasanya sangat tidak nyaman. Sinusitis menimbulkan gejala yang mirip pilek. Hanya saja, saat sinusitis kambuh bisa menyebabkan kepala sangat sakit. Kondisi ini terjadi akibat peradangan di dinding sinus yang merupakan rongga berisi udara. Lokasinya berada di belakang pipi dan sinusitis merupakan penyakit yang bisa dicegah? Pasalnya, sinusitis bisa dicegah dengan rajin mencuci hidung. Memang setiap orang sebaiknya menjaga rongga hidung supaya bersih. Salah satu caranya yaitu mencuci hidung. Bagaimana pengaruhnya untuk mencegah sinusitis?Baca juga Apakah Sinusitis Harus Selalu Dioperasi?Membersihkan hidung dengan mencucinya dipercaya ampuh mencegah masalah kesehatan, termasuk mencegah sinusitis. Mencuci hidung bisa dilakukan untuk membersihkan sekaligus mencegah infeksi yang ada atau yang masuk melalui hidung. Saat mencuci hidung, maka partikel-partikel, debu, hingga kotoran yang berpotensi menjadi infeksi dapat dikeluarkan. Meskipun begitu, mencuci hidung tidak dianjurkan dilakukan terlalu sering. Terlalu sering mencuci hidung atau saluran pernapasan dapat meningkatkan risiko infeksi sinus. Terlalu sering mencuci hidung dengan cairan saline atau larutan garam, maka selaput lendir yang melindungi rongga hidung dan sinus bisa perlahan hilang. Sebaiknya mencuci hidung dilakukan sekali sehari atau saat mengalami hidung tersumbat karena pilek. Kamu bisa mengulanginya hingga dua kali sehari apabila mencuci hidung terasa membantu untuk meredakan hidung mampat. Meskipun mencuci hidung bisa menjadi cara efektif untuk meredakan gejala sinus, harus dibarengi dengan perawatan sinus standar berdasarkan anjuran dokter. Hanya saja bagi sebagian orang, mencuci hidung bisa meredakan gejala sinus tanpa menggunakan obat-obatan. Baca juga Jangan Sampai Salah, Ini Perbedaan Rhinitis dan SinusitisJangan bayangkan mencuci hidung hanya sekadar mencuci dan membilas dengan air. Kamu memerlukan cairan khusus untuk membersihkan hidung, yaitu cairan saline NaCL 0,9 persen. Cairan dan pipanya bisa kamu beli di apotek terdekat. Kemudian, mencuci hidung dilakukan dengan cara berikut iniSiapkan cairan NaCL dan pipa suntik tanpa cairan ke dalam pipa kepala menunduk dan miri. Jika menyuntik lubah hidung sebelah kanan, maka posisikan kepala miring ke kiri. Begitu juga sebaliknya Masukkan ujung pipa ke salah satu lubang hidung, lalu semprot dengan cepat sebanyak dua secara bergantian pada kedua lubang hidung. Selain mampu mencegah sinusitis, mencuci hidung juga memiliki manfaat lain, yaituMencegah terjadinya infeksi hidung dan mencegah alergi lendir saat rongga hidung lebih bengkak di saluran hidung akibat peradangan. Baca juga Sering Kambuh, Bisakah Sinusitis Sembuh Total?Cara Lain Mencegah SinusitisSelain mencuci hidung, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk mencegah sakit yang ditimbulkan sinusitisMencuci tangan sesering mungkin. Ini sangat penting vaksin flu setiap tahun. Dengan mencegah flu, maka dapat mencegah infeksi makanan yang seimbang dan olahraga teratur. Berhenti merokok karena asap rokok bisa mengiritasi humidifier. Kekeringan hidung bisa menyebabkan nyeri sinus. Kamu bisa mandi dengan air panas dan menghirup uapnya. Atau letakkan handuk panas di atas kepala untuk meredakan nyeri mengonsumsi antibiotik secara berlebihan. Meskipun antibiotik membantu membunuh infeksi bakteri, tapi tidak akan membantu mengatasi infeksi virus. Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai tindakan mencuci hidung untuk mencegah sinusitis. Untuk melakukannya, sebaiknya tanyakan terlebih dulu pada dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan persetujuan. Yuk, segera download aplikasi Halodoc sekarang!ReferensiWebMD. Diakses pada 2020. Nasal Saline Irrigation and Neti PotsEveryday Health. Diakses pada 2020. 10 Steps to Avoid Sinus Pain and Congestion Pencegahan terhadap stroke, baik stroke iskemik maupun stroke hemoragik, bisa dilakukan dengan menyeimbangkan pola makan sehat dengan olahraga. Rutin berolahraga memang dapat menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Selain itu, membiasakan diri dengan pola makan sehat dan rutin berolahraga membantu Anda menjaga berat badan agar tetap ideal. Olahraga yang dilakukan pun tak perlu berat, karena yang terpenting adalah konsistensi dalam melakukannya. Anda bisa memulai olahraga dengan rutin berjalan kaki di sekitar rumah setiap pagi setelah sarapan. Di samping itu, cobalah untuk menghindari lift saat bepergian ke tempat umum, sehingga Anda bisa menggunakan tangga biasa. Usahakan, saat berolahraga setiap harinya, napas sudah mulai terasa berat, tapi Anda masih bisa berbicara. Artinya, Anda tidak kehabisan napas. Setidak-tidaknya, lakukan olahraga selama 30 menit sebanyak lima kali dalam seminggu. 3. Berhenti merokok Merokok merupakan salah satu kebiasaan atau gaya hidup tak sehat yang dapat menyebabkan berbagai penyakit serius. Namun sayang, masih banyak yang menyepelekan fakta tersebut. Jika Anda termasuk salah satunya, cobalah untuk mulai memikirkan kesehatan jangka panjang, dan berhentilah merokok. Kebiasaan ini ternyata juga bisa menjadi penyebab terjadinya stroke. Pasalnya, merokok dapat menyebabkan darah lebih mudah menggumpal, sehingga berpotensi menyebabkan sumbatan pada pembuluh darah. Oleh karena itu, salah satu pencegahan terhadap penyakit stroke adalah berhenti merokok. Jangan khawatir jika Anda ingin berhenti merokok meski sudah melakukan kebiasaan ini sejak lama. Pasalnya, berhenti merokok dapat menurunkan risiko mengalami stroke dan berbagai penyakit lainnya. Bahkan, meski Anda sudah dianggap cukup tua untuk berhenti, atau sudah terlalu lama merokok sebelumnya. 4. Menurunkan tekanan darah Tekanan darah yang terlalu tinggi berpotensi meningkatkan risiko Anda mengalami stroke. Hal ini disebabkan tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh arteri di dalam tubuh. Masalahnya, kondisi ini sering kali tidak menunjukkan gejala apapun. Maka itu, untuk mengetahui tekanan darah Anda, cobalah untuk memeriksa tekanan darah secara rutin. Normalnya, tekanan darah berada pada angka 120/80 mmHg. 5. Menurunkan kadar kolesterol Anda perlu berhati-hati jika kadar kolesterol di dalam tubuh tergolong tinggi, karena hal tersebut juga dapat memicu terjadinya serangan stroke. Pencegahan stroke bisa dilakukan dengan menurunkan kadar kolesterol di dalam darah. Kolesterol sendiri adalah salah satu jenis lemak yang diproduksi secara alami oleh organ tubuh bernama liver. Namun, kolesterol juga bisa ditemukan di dalam kandungan makanan, termasuk daging dan produk olahan susu. Tubuh memang membutuhkan kolesterol, tapi kadar kolesterol tinggi justru tidak baik untuk kesehatan tubuh. Jumlah kolesterol yang berlebih dapat bergerak di dalam pembuluh arteri, lalu membuatnya menjadi sempit. Jika sudah demikian, risiko stroke akan meningkat. Untuk menurunkan kadar kolesterol, cobalah untuk mengatur pola makan Anda agar lebih sehat. Hindari berbagai makanan yang memiliki kandungan kolesterol tinggi. Dokter juga mungkin memberikan obat-obatan penurun kolesterol. Apabila Anda sudah memasuki usia 40 tahun ke atas, lebih baik periksakan kadar kolesterol di dalam darah secara rutin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 6. Menurunkan kadar gula darah Selain kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi, diabetes juga merupakan salah satu kondisi yang perlu menjadi perhatian Anda jika ingin melakukan pencegahan terhadap penyakit stroke. Pasalnya, penderita diabetes memiliki kadar gula darah yang cukup tinggi di dalam tubuh. Menurut Stroke Association, gula darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penumpukan lemak terbentuk di dalam pembuluh arteri. Jika dibiarkan, lama-kelamaan pembuluh darah ini akan tersumbat dan menyebabkan stroke. Oleh karena itu, tidak sedikit pasien diabetes yang pada akhirnya mengalami kondisi ini, khususnya jika tidak mengatur kadar gula darah di dalam tubuh dengan baik. 7. Mengelola stres dengan baik Rupanya tak hanya kondisi fisik saja yang harus diperhatikan, tapi juga kondisi mental, jika ingin melakukan pencegahan terhadap penyakit stroke. Berbagai masalah yang menjadi beban pikiran Anda berpotensi menjadi sumber penyebab Anda mengalami berbagai penyakit, termasuk stroke. Contohnya, masalah pekerjaan, masalah keluarga, atau masalah dengan pasangan dapat memicu stres dan depresi. Jika kondisi ini disepelekan dan tidak segera diatasi, stres dan depresi tidak akan hanya memengaruhi kondisi kesehatan tubuh Anda saja, tapi juga berpotensi menyebabkan Anda mengidap penyakit dalam jangka panjang. Oleh sebab itu, jangan sepelekan kondisi ini, dan segera periksakan kondisi Anda ke psikolog atau psikiater yang dapat membantu Anda mengatasi stres dan depresi yang melanda. Dengan begitu, Anda bisa lebih fokus menjaga kondisi kesehatan dan terhindar dari stroke dan berbagai penyakit serius lainnya. Jakarta - Apa itu istinsyaq? Istinsyaq adalah sunah dalam wudhu, yaitu menghirup air ke dalam rongga hidung. Rasulullah menganjurkan istinsyaq pasti karena ada maksud dan dunia kesehatan, istinsyaq sama halnya dengan nasal irrigation yaitu mencuci rongga hidung dari segala macam kotoran yang bersarang di dalamnya, mulai dari debu hingga bakteri. "Itu bisa membantu mencuci semua kuman-kuman atau alergi yang kayak debu ataupun bakteri ataupun virus dari hidung. Cuma kalau dilakukan harus sampai ke belakang," ujar dr Bagas Wicaksono SpTHT-KL dari RSIA Kemang Medical Care, Rabu 15/5/2019.Jika dalam sehari kita menunaikan sholat 5 waktu dan setiap berwudhu kita beristinsyaq sebanyak tiga kali, maka dalam satu hari kita sudah membersihkan rongga hidung dari kuman sebanyak 15 kesehatan dan kebersihan rongga hidung tetap terjaga dan terhindar dari berbagai macam penyakit saluran pernapasan, seperti influenza dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut ISPA. wdw/up

menghirup air ke hidung mencegah stroke